Rabu, 21 Juni 2017
Baru Seumur Jagung, Rumah Bo2 Dipercaya Membina Wakil Jatim Untuk OSN Pekanbaru
Kamis, 15 Juni 2017
Monica Menemukan Tuhan Di Negeri Tak Berketuhanan (Bagian 1)
Monica Winarti mungkin hanyalah salah satu dari sedikit orang yang rela mempertaruhkan apa saja demi memperoleh pendidikan yang layak. Sebenarnya definisi pendidikan yang layak di kampung kami di Blitar tidaklah tinggi-tinggi amat, cukup sampai SMA saja. Tapi bagi petani kecil seperti bapakku, penjual tahu seperti bapak Winarti ini, juga para orang tua yang sehari-hari jadi buruh tani, tukang bangunan yang tidak selalu dapat kerjaan, mengantarkan anak-anaknya hingga lulus SMA adalah mimpi-mimpi yang tak akan pernah tercapai. Pungguk merindukan bulan adalah peribahasa nyata di desa kami.
Selasa, 06 Juni 2017
Berkenalan Dengan Aldyto Rafif Abhinaya, Double Winner Juara 1 OSN Jatim dan Juara 2 KSM Jatim
Tahun ini SD Integral Luqman Al Hakim Surabaya diberkahi
Allah dengan begitu banyak prestasi di berbagai bidang. Memborong banyak medali
di berbagai olimpiade matematika dan IPA, menyandang gelar juara umum di
beberapa kompetisi, menjadi juara di bidang panahan, kasti maupun tahfidz
Qur’an dan bahkan memborong medali pada
KMNR12 kemarin.
Tapi tentu saja tak ada yang lebih membanggakan selain
berhasil meloloskan salah satu siswanya menuju OSN tingkat nasional ke
Pekanbaru, Riau, Bulan Juli mendatang. Dialah Aldyto Rafif Abhinaya, yang
awalnya menjadi runner up OSK tingkat kota Surabaya tapi kemudian justru
melejit menjadi juara 1 OSP tingkat Jawa Timur dan menjadi salah satu wakil
Jawa Timur menuju OSN tingkat nasional.
Minggu, 21 Mei 2017
Unwanted Children: Ketika Kehadirannya Tidak Direncanakan
Mendengarkan kisah para Ibu dengan anak yang kehadirannya tidak diharapkan sungguh menyesakkan dada. "Sudah berbagai cara kulakukan buat menggugurkan dia, Mbak. Ya obat, ya jamu, ya olah raga keras, dia tetap aja nggak mau rontok." ceritanya sambil memandang sengit anaknya yang masih balita. Si anak yang sedang bermain tidak tahu salah apa dia kok ibu memandangnya dengan penuh kebencian.
Kejadian itu sudah lama berlalu, si anak kini sudah menjadi ABG, umur 16 -17 tahunlah kira-kira. Dia jadi salah satu dari beberapa kisah unwanted children yang pernah diceritakan ibunya padaku. Dan karena paparan obat yang berlebihan dalalm kandungan, ada yang kemudian terlahir normal secara fisik tapi intelegensianya sangat rendah, ada pula yang secara fisik dan intelektualnya normal tapi perilakunya bermasalah.
Kejadian itu sudah lama berlalu, si anak kini sudah menjadi ABG, umur 16 -17 tahunlah kira-kira. Dia jadi salah satu dari beberapa kisah unwanted children yang pernah diceritakan ibunya padaku. Dan karena paparan obat yang berlebihan dalalm kandungan, ada yang kemudian terlahir normal secara fisik tapi intelegensianya sangat rendah, ada pula yang secara fisik dan intelektualnya normal tapi perilakunya bermasalah.
Senin, 08 Mei 2017
Mematuhi PETUAH Para Master Olimpiade di Rumah Bo2 Surabaya
Bagaimana anak-anak pintar matematika berperilaku ketika pelajaran berlangsung? Bisa dibayangkan kan betapa antusias mereka? Dan bagaimana jika anak-anak pintar matematika se Jawa Timur dikumpulkan dalam satu kelas? Bisakah anda membayangkan betapa "hidup" kelas mereka? Apakah mereka akan serius dan fokus sepanjang pelajaran? Ataukah mereka akan kritis, aktif dan ngeyelan terhadap gurunya? Adakah yang mengantuk atau melamun selama pelajaran berlangsung? Kalau anda penasaran, mungkin bisa dilihat pada Pelatihan Sabtu Ahad (Petuah) yang dilaksanakan hari Sabtu - Munggu tanggal 6 - 7 Mei kemarin.
Langganan:
Postingan (Atom)



