Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 17 September 2016

Ibu-Ibu Yang Tak Kenal Menyerah Untuk Terus Belajar

Suatu saat seorang hater dengan sengaja bertanya, "Why did Islam forbid education for woman?" Pertanyaan yang sontak bikin taring dan cakar keluar serta telinga berasap. Oh, pertanyaan itu sudah terjawab di forumnya, ada hater yang mendebat dan saya dibantu oleh teman sebangsa setanah air yang (lucunya) kebetulan Non Muslim. Well, that's not the point anyway. Karena saya ingin menguraikan apa saja yang bisa dipelajari oleh perempuan, para muslimah utamanya.

Kamis, 15 September 2016

Ketika Ibu Memutuskan Resign

Lelah, mungkin begitulah yang dirasakan adikku setelah selama lebih 10 tahun mengabdi pada tempat dia bekerja selama ini. Ingin mengistirahatkan mata, otak dan fisik barang sejenak, setelah sekian tahun bahkan tidur di hari minggupun tak bisa nyenyak ia rasakan. Kini waktunya mengganti kasih sayang yang hilang terhadap anak semata wayang.

Dulu saat si kecil dia butuh perhatian penuh tak bisa ia berikan. Pekerjaan menanti, harus terbang ke luar pulau beberapa minggu sekali. Sekarang dia ingin mengantar jemput anaknya ke sekolah tiap hari. Mengajarinya mengerjakan PR sendiri. Memasakkan anak dan suami sarapan pagi, meski selama ini hanya makanan warung yang menanti. Tapi masih begitu banyak kegalauan menanti.

Selasa, 13 September 2016

Tidak Sekedar Cari Untung

Seller : Ko, tadi kirim berapa?
Buyer : Apaa, Mbak? Kurang-a? 
Seller  : Coba se, ceken rekeninge sampean
Buyer  : Lho iyo, kelebihan yo hahahaha
Seller  : Endi rekeninge, kene tak susuki LOL

Kalau dialog itu terjadi secara offline, dimana penjual dan pembeli saling bertatap muka, tentulah itu hal biasa. Tapi kalau percakapan itu terjadi lewat sms/BBM, WA, atau chatting dan antara penjual dan pembeli terpisah kota, hasilnya sangatlah lucu. Tapi nyatanya hal itu pernah kualami. 

Kamis, 08 September 2016

Mari Mengenal Produk-Produk Indonesia

Sebuah wa masuk:
Buyer : Mbak, ada laptop?
Me  : Ada, butuh laptop apa? Budget berapa?
Buyer : Budget 3 jt, tolong carikan yang bagus dan bukan merk lokal.

Kita memang tidak bisa menghakimi pilihan orang. Dan sayangnya, bagi penduduk Indonesia sendiri, produk-produk Indonesia entah apapun jenisnya identik dengan barang murahan, kualitas jelek, cepat rusak, model terlalu jadul, dan banyak stigma negatif lainnya. Tapi apakah selalu begitu?

Saya tidak bisa bicara banyak tentang produk lain karena memang bukan bidang saya, meski produk garmen Indonesia banyak sekali yang berkualitas luar biasa, begitu juga dengan produk furnitur kita. Maka saya akan membahas produk yang saya geluti selama ini: Laptop.

Rabu, 07 September 2016

Humaira Menjawab Tantangan Musim Panas

"Are Islamic dress codes for women relaxed in very hot, humid weather?"

"How can people wear scarves on their head  in warm weather without getting too hot?"

"Tidakkah seharusnya para muslimah dibebaskan berpakaian apa saja ketika temperatur melebihi batas maksimum - sambil merujuk pada suhu 25 derajat."

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu banyak sekali bertebaran di kalangan non muslim yang tinggal di negara 4 musim.  

Intinya, mereka bertanya-tanya bagaimana bisa seorang muslimah tidak merasa tersiksa dengan bajunya yang panjang menutup kepala sampai kaki di musim panas yang udaranya 25 derajat celcius ke atas.

 

Blogger news

Blogroll

About